untuk akses Identitas Desa dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Info DesaIdentitas DesaIdentitas Desa yaitu tempat mengelola keterangan umum mengenai desa. Identitas Desa terdiri atas:
Ubah Data DesaLokasi Kantor DesaPeta Wilayah DesaPada Identitas Desa terdapat juga informasi sebagai berikut :



Pengisian Kolom Warna Abu Abu Kepala Desa dan NIP Kepala Desa melalui menu
Info Desa>Pemerintah Desa.
Pada laman Ubah Data Desa, ada tiga bagian yang dapat diubah, yaitu:
Ubah identitas desa yang meliputi nama desa, dsb. (*saat pilih kepala desa, yang ditampilkan hanya daftar perangkat desa yang aktif saja)Simpan perubahan.
Apabila Peta tidak tampil pasang Mapbox Api Key nya dahulu, cara pasang Mapbox API Key
Latitude harus diawali (-). Contoh : -7.66519
Longitude boleh diawali (+). Contoh : 111.31629
Tombol Lokasi Kantor Desa dipakai untuk mengganti lokasi kantor desa di widget peta Lokasi Desa di sidebar Modul Web, perlu diingat bahwa peta lokasi ini akan di tampilkan pada petaSID baik diadmin maupun di website.

untuk mengubah lokasi kantor desa di peta dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Lokasi Kantor Desa
Latitude dan garis lintang Longitude
Klik Simpan
Lokasi Kantor Desa nantinya dapat ditampilkan dalam widget website desa.




Apabila Peta tidak tampil pasang Mapbox Api Key nya dahulu, cara pasang Mapbox API Key
Tombol Peta Wilayah Desa digunakan untuk membuat atau mengubah batas-batas wilayah desa yang ditampilkan di widget Wilayah Desa di modul Web. perlu diingat bahwa peta wilayah desa ini akan di tampilkan pada petaSID baik diadmin maupun di website.







Untuk membuat batas-batas wilayah desa pada peta dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
draw polygon seperti gambar dibawah iniTitik Awal dan geser-klik untuk membuat garis ke titik berikutnya. Lakukan ini berulang-ulang untuk menggambarkan wilayah desa yang diinginkan.Titik Awal untuk melengkapi wilayah dan keluar dari mode gambar.Simpan

Peta Wilayah Desa nantinya dapat ditampilkan dalam widget website desa.

untuk mengubah batas-batas wilayah desa pada peta dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
edit layers seperti gambar dibawah iniTitik Putih klik dan geser untuk mengubah batas wilayah desa. Lakukan ini berulang-ulang untuk mengubah wilayah desa yang diinginkan.Simpan
untuk menghapus batas-batas wilayah desa pada peta dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
remove layers seperti gambar dibawah iniWilayah Peta untuk menghapus wilayah petaSimpan




Berikut ini merupakan informasi mengenai sumber data peta batas wilayah desa yang digunakan dalam sistem ini.
Dasar Hukum:
Kepmendagri No. 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan
Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan PulauSumber Data & Teknologi:
Source Data : https://github.com/cahyadsn/wilayah_boundaries
Leaflet : https://leafletjs.com
GeoJSON : https://geojson.org
Laravel : https://laravel.com
untuk pengguna yg pertama kali menginstall ketika memilih desa dan simpan sudah langsung otomatis ter-set peta batas wilayah, lokasi desa dan kantor desa jadi tidak perlu mengedit kembali
Modul batas wilayah desa dibuat untuk memudahkan desa mengisi Lokasi kantor desa dan juga Peta wilayah desa, dimana data sudah disiapkan di database opendesa dan dapat langsung digunakan oleh desa. Sehingga data terpusat dan data wilayah desa akan update di sisi desa dan juga di sisi opendesa.
Dengan adanya pengambilan data dan otomatis mengisi Lokasi kantor dan Peta wilayah desa memudahkan desa untuk tidak repot mengatur lokasi kantor dan menggambar wilayah desa secara manual, sehingga dapat meminimalisir human error.
Fitur ini dapat dimanfaatkan saat pertama kali jika belum mengisi lokasi kantor dan peta wilayah desa, kemudian dapat di cross check apakah data yang diberikan sudah sesuai atau tidak, jika masih belum sesuai dapat disesuaikan secara manual dengan melihat panduan yang ada sebelumnya
Modul Batas wilayah ini merupakan modul khusus yang diperuntukkan pengguna opensid premium yang hadir mulai v2604.0.0-premium
Buka menu pengaturan -> paket tambahan untuk memasang modul batas wilayah

Kemudian masuk ke menu info desa -> identitas desa, pertama kita akan coba ke peta wilayah desa

Maka akan ada tombol tambahan dari sebelumnya yaitu tombol ambil dari pantau

Klik tombol ambil dari pantau, maka akan muncul modal konfirmasi yang menyatakan akan mengambil batas wilayah dari pantau secara otomatis

Klik simpan maka proses akan berjalan, kemudian jika data tidak ditemukan atau batas wilayah belum terdata di database opendesa, maka akan muncul notif error seperti ini

Jika data tersedia di database opendesa maka akan muncul notif berhasil seperti ini

Kemudian coba akses lagi peta wilayah desa

Maka peta wilayah desa akan otomatis terisi, kemudian jika belum sesuai sepenuh nya dapat diedit sesuai panduan sebelumnya

Selanjutnya atur lokasi kantor desa

Maka akan ada tombol tambahan dari sebelumnya yaitu tombol ambil dari pantau

Klik tombol ambil dari pantau, maka akan muncul modal konfirmasi yang menyatakan akan mengambil koordinat kantor desa dari pantau secara otomatis

Klik simpan maka proses akan berjalan, kemudian jika data tidak ditemukan atau koordinat kantor desa belum terdata di database opendesa, maka akan muncul notif error seperti ini

Jika data tersedia di database opendesa maka akan muncul notif berhasil seperti ini

Kemudian coba akses lagi lokasi desa

Maka peta wilayah desa akan otomatis terisi, kemudian jika belum sesuai sepenuh nya dapat diedit sesuai panduan sebelumnya

Ada kalanya pilihan nama desa kosong, sehingga nama desa tidak dapat diisi atau diubah.
Ini dapat terjadi jika tidak bisa terhubung dengan server Pantau di https://pantau.opensid.my.id/. Daftar desa sesuai Permendagri diperoleh dari server tersebut, sehingga jika tidak dapat diakses maka pilihan nama desa tidak dapat tampil.
Hal ini dapat terjadi karena :
Masalah jaringan. Solusi : Tunggu sampai jaringan Internet pulih kembali, atau gunakan provider dengan kualitas jaringan yang stabil.
Server Pantau sedang bermasalah, misalnya jika https://pantau.opensid.my.id/ tidak dapat diakses. Solusi : Hubungi OpenDesa agar diperbaiki.
Pemasangan OpenSID tidak lengkap, misalnya jika token yang diperlukan untuk mengakses Pantau tidak terpasang. Solusi : ulangi pemasangan script OpenSID rilis terbaru, mengikuti panduan, seperti yang disediakan di https://panduan.opendesa.id/id/opensid/instalasi
Server yang digunakan tidak menyediakan fungsi PHP curl. Hal ini bisa terlihat dengan memeriksa di menu Pengaturan > Info Sistem > Kebutuhan Sistem. Solusi: Di server anda, aktifkan library PHP curl. Jika server di hosting, minta pada pengelola hosting untuk mengaktifkan library PHP curl.
https://panduan.opendesa.id/opensid/halaman-administrasi/info-sistem

Sebelumnya pengisian Kode BPS Desa di input pada Menu Status Desa, Kode BPS Desa otomatis terisi ketika mengisi Identitas Desa.




